[Koran Nihon Keizai] Tur Thailand dari perusahaan kami diliput ”Wujud Sesungguhnya Negara Pariwisata1” (Halaman 2)


2013/12/24

「Sangatlah indah. Mengapa orang Jepang tidak datang untuk melihat pemandangan ini」
"Tanah Kerinduan" yang tersebar luas dari mulut ke mulut di Thailand sebagai tempat di mana Gunung Fuji dan Kyoto dapat dilihat bersamaan, adalah Taman Arakurayamasama yang terdapat di kaki gunung Fuji. Terdapat tangga dengan tinggi sekitar 400 anak tangga dan di atasnya menjulang pagoda 5 tingkat seperti yang ada di Kyoto. Dari sana, Gunung Fuji dapat terlihat. Dengan pagoda 5 tingkat dan Gunung Fuji sebagai latar belakang, para pasangan mengambil foto. 

Tahun ini, wisatawan asing mencapai lebih dari 10 juta orang. Dengan menurunnya nilai tukar yen dan dibebaskannya visa kunjungan singkat untuk Thailand dan Malaysia pada bulan Juli, jumlah kunjungan dari Thailand pada bulan Januari~November mencapai 70%, sekitar 400 ribu orang.

Hal yang wajar bagi orang Jepang. Tetapi bagi wisatawan dari Asia Tenggara atau dari negara tropis yang tidak memiliki 4 musim, iklim dan dan alam Jepang dapat menjadi sumber daya pariwisata. Selain itu, hal yang paling membuat wisatawan Thailand terkesan adalah "Salju". Di resor ski Narusawa, Yamanashi, jumlah wisatawan asing semakin meningkat. Status Gunung Fuji yang merupakan salah satu keajaiban dunia merupakan daya tarik paling tinggi.
Di hotel sekitar Danau Kawaguchi, menu makan kepiting sepuasnya sangat populer di kalangan tamu Thailand. "Saya ingin mencoba makan kepiting Jepang", bagi wisatawan Thailand, menu makan kepiting sepuasnya tidak bisa dipisahkan dari rute perjalanan.

Sudah 10 tahun sejak mantan Perdana Menteri Koizumi mencanangkan "Negara Pariwisata Jepang".
Pada sumber daya pariwisata yang bahkan tidak terpikirkan oleh masyarakat Jepang, wisatawan asing meningkat.
Akankah rasa ingin tahu wisatawan Asia dapat menjadi kartu truf refitalisasi ekonomi Jepang?